Showing posts with label cinta dan semacamnya. Show all posts
Showing posts with label cinta dan semacamnya. Show all posts

Wednesday, April 10, 2013

Perkiraan


Kepada harapan..
ku mengenalmu tidak mudah
memupuk penuh kesabaran
merawat sarat ketelitian

Ku mengira dalam kegersangan rasa
kan jatuh percikan embun
membasahi pangkal hati
menyegarkan ruang kasih

Jika itu adalah taman bunga
terlalu semerbak aroma drama cintamu
dan tak sedikit orang beranggapan fatal
bunga-bunga akan tumbuh abadi layaknya masa lalu masih kuasa kita


*puisi kelima yang kutemukan ketika sibuk menggeledah file-file  jaman dulu


Menua


Nenek semakin tua
tak hanya renta, tapi juga menderita
tak hanya berhenti bicara, tapi juga menutup telinga
yang dulu aku cucumu tercinta, seakan terlupa

Nenek semakin merindu
tentang sepeninggalan kakek tahun lali
Nek, ku ingin dekapmu
melupakan segala rasa kelabu

Dalam masa tuamu, ku ingin temani
mencuci kebaya dan kain batik
menghidangkan rendang dan semur hati
menemani petangmu di depan tivi

Nek, di sana kakek tak butuh derasnya air mata
juga rentengan keluh kesah
beliau hanya menerima kiriman doa istri tercinta
tuk hadapi dunia baru penuh asa


*puisi keempat yang kutemukan ketika sibuk menggeledah file-file  jaman dulu


Nyala


Di sudut gedung kusendiri
pojok dari paling pojok
diam dari paling diam
memandang pantulan kaca

Samar sepi membayang
terhujan remangnya sinar lampu
mengarah menuju pintu
ku tunggu nafas datang

Teringat..
di titik hitam ini hadir pertemuan
hangatnya kata
lembar demi lembar tatapan

Menerawang terangnya masa itu
terpenjara kekuatan kata
datang tak kunjung datang
ku terus bermimpi


*puisi ketiga yang kutemukan ketika sibuk menggeledah file-file  jaman dulu


Aku Ma(l)u Bertemu Kamu


Sejak harapan mengalir indah
angan melejit kencang
membinasakan realita rasa
bergegas mengumpulkan puing-puing nyali

Aroma kekaguman menerobos masuk
menembus hati dan nadi
langkah setapak masih berbekas
sejak melalui persimpangan hati

Geliat cita seakan meraja
menyembah tekad atas nama cinta
tak hiraukan lagu terlarang
dalam abu-abu kutemui


*puisi pertama yang aku temukan ketika sibuk menggeledah file-file  jaman dulu

Thursday, April 4, 2013

Damai

Rasanya takut untuk sakiti hati yang lain. Dalam bergulirnya waktu, warnamu memudar dengan sendirinya. Kamu yang menuntut pelangi ini berubah menjadi mendung dan sedikit demi sedikit meneteskan airnya. Tak sepantasnya.

Selamat! Kamu lepas semua yang kamu punya, dan berusaha meraih yang sulit kau gapai. Tapi tenang saja, sulit bukan berarti takkan pernah bisa. Kamu masih memiliki celah untuk menggenggam harapan barumu, yang bukan lagi aku.

Dan lagi, aku masih berpacu pada masa lalu. Kamu yang pandai membuatku tersenyum dan merasa nyaman begitu menyadarkan bahwa aku harus menemukan arti kata 'tak mungkin' seiring bergulirnya mendung menjadi hujan.

Setiap pagi, hati ini masih belum berhenti memanggil nama indah pemiliknya.

Sebelum kita berdamai dengan masa lalu
sebelum aku berdamai dengan kita
sebelum kamu berdamai dengan kita
sebelum aku berdamai dengan kamu
sebaiknya aku memang harus berdamai dengan diriku sendiri 

Reblog of u like/Love someone! 

Saturday, October 27, 2012

Seseorang + Waktu --> Tepat


Selamat malam kepadaku yang masih berusaha menemukan hati. Bukan berarti hati ini menuntut untuk meraih genggaman tangan lelaki itu bersamaan dengan melejitnya waktu. Aku mengerti, untuk menemukan seseorang dan waktu yang sama-sama tepat secara bersamaan sangat sulit. Lagi dan lagi.. aku mengurungkan niat untuk menatap mata seseorang dengan cinta. 

Cinta, bersabarlah.. seseorang di masa depan dengan kesiapan hati sedang mencarimu. Kamu yang selalu menunggu untuk ditemukan. Cocok. Dia yang selalu menggenggam secarik kertas yang telah diberinya tumpahan perasaan rindu pada hatimu. Dia yang selalu memberhentikan langkahnya untuk berkelana demi menunggu kedatanganmu. Dia yang selalu menghiasi imajinasinya dengan tawa cantikmu.. dan senyum bahagiamu.

Bukan karena dimensi waktu yang berperan sebagai penyekat. Bukan! Sebenarnya dia sedang menunggu kesiapanmu, dan kamu sedang menunggu kesiapannya. Kalian sama sekali tak mau menemukan orang yang salah sekalipun dalam waktu yang tepat. Begitu juga, kalian takkan mau menemukan orang yang tepat di waktu yang salah. Ketika seseorang yang tepat datang pada waktu yang tepat adalah keajaiban yang tak mungkin dapat tertolak. Gunakan menunggumu sebagai kesabaran sebelum kamu menemukan cinta yang hakiki. 

Sang malam, mimpikan aku tentang dia.. Untuk kekuatan cinta yang hakiki dan suci..

Sunday, July 22, 2012

Mungkin Ketika Aku Mengingatnya

Bagaimana menceritakannya? 
Lantas aku sekarang sendiri. Hanya sendiri berteman dengan Tuhan

Bagaimana aku bisa menagih kata-katamu, lantas entah di sana kamu bersama orang baru. Aku tak mengenal

Rasanya aku baru mengingat, sekitar satu bulan kemarin kita sempat bertemu. Aku pikir itu pertemuan terakhir kita

Yang aku lakukan saat itu hanya tertawa dan tersenyum lebar di sela-sela pembicaraan serius kita, tentang berontak masa lalu

Masa yang takkan sembuh dengan hanya penjelasan panjang lebar. Masa yang terlalu terluka karena kebohongan

Setidaknya, di hatimu ada rasa mengerti..

Mengerti kaca-kaca yang mulai pecah di mataku, berubah wujud menjadi tetesan air yang terus mengejar tetes demi tetes

Masih belum bisa mengerti?

Bahkan sahabatku sendiri, yang juga kamu mengenalnya turut memberikan kode akan perubahan sikapku

Perubahan sepeninggalanmu

Pantas kalau hatiku sekarang dikatakan mati. Ya, mati rasa tepatnya

Dengan alasan setebal apa lagi aku harus menutupi kesedihanku

Bahkan hingga sekarang aku masih menganggapmu orang baik

Aku mensenjatakan cerita masa laluku denganmu dulu, begitu baik sekali

Bukannya setiap orang diberikan hati oleh Tuhan dengan tujuan agar dapat merasakan perasaan orang lain?

Hati itu kamu gunakan untuk apa jika sikapmu monoton seperti ini!

Entahlah, aku masih memikirkanmu

Masih..

Mei, Juni, Juli.. Aku masih mengingat langkah kepergianmu

Dimana kedewasaanmu yang orang-orang bilang tentangmu padaku dulu?

Apa itu topeng?

Aku kecewa bisa mengenalmu jika berakhir seperti ini

Berakhir dengan sakitnya perasaan. Lumpuhnya logika. Bencinya pada masa lalu

Entahlah, tapi aku rasa Tuhan tidak pernah bermain dadu dalam memberikan kisah untuk makhluk-Nya

Selalu kutemukan alasan di balik setiap peristiwa kisahku, cepat atau lambat..










Tiba-tiba terpikir untukmu

Sunday, June 17, 2012

Ketemu?


Syukur deh, musimnya galau persiapan SNMPTN udah lewat. Sekarang lebih galau lagi nungguin hasil tesnya, lolos atau enggak. Optimis ajalaah! 
Saat itu aku punya cerita, emm.. yang mungkin gak mungkin bisa aku lupain. Isssstimewah! *eh

H-1 tes SNMPTN
*di sekolah*
Rasanya lumayan bingung. Aku belum nemu kost-an buat bisa nginep di Malang, secara SNMPTN diadain selama 2 hari. Dan lokasi tesku ada di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang. Demi menghemat waktu, tenaga dan biaya, jalan keluarnya adalah ngekost di Malang. #okesip

Singkat cerita, temenku yang namanya Vano punya solusi buat masalahku. Beruntung banget, dalam kondisi yang mepet belum nemu kost-an kayak gini masih ada yang nolongin. Alhamdulillah deh.
Selama 2 hari itu aku nginep di rumah Budhenya Vano. Sebenernya rumah itu bukan kost-an sih, tapi berhubung ada 1 kamar yang kosong dan letak rumahnya dikelilingi sama rumah-rumah yang menyediakan jasa kost, so aku sama temen-temen nganggep itu kost-an.

Thursday, April 19, 2012

Jauh?

Jika sebentar lagi ada "jauh" dalam kamus cinta kita, kuharap hatimu tidak terpengaruh juga untuk menjauh. Ini hanya cerita perjalanan dua hati. Mengertilah..
image : deviantart

Monday, March 19, 2012

Kotak

foto : deviant

Jika yang kamu pertahankan itu lebih berarti, mungkin tugasmu untuk meneruskan. Dan aku? aku bisa melangkah mundur.

Kotak masa lalu itu masih ada? Berapa ukurannya? Sebegitu memenuhi ruang hatimu kah?
Sulit untuk menutupi rasa yang kuat ini, banyak yang mengatakan ini cemburu. Dan ini wajar! Sekalipun aku mengatakan "i'm okay" tapi ada kegelisahan yang hebat dibalik kata itu. Sulit ya untuk mempelajarinya? Kurang cukup pekakah perasaanmu?

Begitu mimpikah untuk mengharapkan suatu hubungan yang bebas dari bayang-bayang kotak masa lalu? Kotak yang kamu katakan telah usang dan tak terpakai. Aku melihat kamu masih menyimpannya baik-baik, dan satu persatu itu mulai kuraba. Sangat menusuk..

Sedih. Ketika aku harus memaksakan diri untuk mengatakan ini padamu, memperlihatkan perihnya hati yang mungkin kamu tak berniat untuk melukai. Tapi, aku terlihat terlalu jujur jika dalah hal menunjukkan emosi.

Mengertilah, jika masih ingin bertahan denganku cukup aku satu-satunya orang yang menempati ruang hatimu. Jangan wanita lain.

Mengertilah, aku hanya akan tulus mencintai seseorang yang mengerti akan kemauan hatiku, selain itu mungkin aku pamrih. Kemauanku tidak banyak, hanya berharap kamu untukku, dan aku untukmu. Itu saja cukup.

Mengertilah, satu yang ku minta :'(

Thursday, March 1, 2012

Masalah Akhir


Jodoh memang selalu datang di akhir waktu agar ia menutup pintu dan memastikan ia terakhir datang.

-Zulwiyoza Putra

Wednesday, February 22, 2012

Berlalu

Malam ini aku terbangun dari tidur tanpa memiliki wibawa sama sekali. Demi apa? Aku memikirkan seseorang. Aku kira ini yang ke sekian kalinya dan.. yang terakhir. Cukup, kamu terlalu maya untukku. Lainnya yang nyata masih sering lalu lalang dalam kehidupanku. Lantas? aku masih membela perasaanku yang kutujukan untukmu? Sudah ya, cinta yang tak pasti.. Aku pergi dan takkan kembali. Assalamualaikum

Sunday, February 19, 2012

Rasa Strawberry itu Masih Terasa

image : deviant art

sepertinya dia akan selalu mengepung pikiranku
dia.. sulit didefinisikan
banyak hal menarik dari dirinya, yang pasti hal-hal yang membuatku semakin terobsesi
entah ya, sudah berapa lama kita lost contact
tapi rasaku yang awalnya terasa sangat strowberry tak kunjung berubah
aku masih mengharapkanmu, seperti tanah tandus yang merindukan hujan
apa kabarmu?
aku berharap kamu masih bahagia dengan wanita spesialmu
apakah terdengar hoax?
aku memang munafik dalam mengatakan ini, tapi apa salah jika aku memaksa mendoakan kisahmu dengan tulus
doakan aku ya, agar Tuhan segera mempertemukanku dengan manusia baru yang dapat menghilangkan ingatanku tentang kamu
doakan aku, bisa bahagia sepertimu dan pasanganmu
doakan aku, aku bisa lepas dari jerat magnet cintamu
with love

Thursday, February 16, 2012

Pergi

image : deviant art


dalam mimpi, dalam diary, dalam benak.. aku sering menuliskan tentang dia 
pernah beberapa waktu aku bicara dengannya
cukup menyenangkan, bahkan kami tampak terlihat konyol dengan topik obrolan yang kami pilih

aku salah
diam-diam, aku berusaha menjadi yang dia inginkan 
sulit sekali menjadi orang lain, meski aku tau tak seharusnya kulakukan
dalam hal selera kesenangan, ada kemiripan diantara kami
tapi itu tak menolong

dan sekarang, aku mulai merasa.. bahkan benar-benar mengerti
dia bertemu wanita yang sangaaaaaat cocok dan baik untuknya
meski kelihatannya pengorbanan perasaanku lebih besar daripada wanita itu
tapi pilihan itu selalu ada
aku bukan pilihannya
dia sudah bahagia
yasudah..

dan.. kalian pasangan serasi :')

Wednesday, January 11, 2012

Hati Memiliki Tulisan

Selamat malam semua?
Ada yang sedang sibuk mengerjakan tugas untuk aktivitas besok?
Jika iya, nasib anda sama sepertiku, tapi bedanya aku masih saja berusaha mencuri waktu untuk membuat postingan di blog-ku tersayang ini, hehe

Tadi siang, ketika pelajaran Biologi berlangsung, sifat isengku mulai muncul. Tanpa kusadari aku malah asyik mencoret-coret selembar kertas yang terdapat di bangkuku. Sebenarnya kertas tersebut aku siapkan untuk mengerjakan tugas Matematika yang mata pelajarannya diadakan sebelum pelajaran Biologi berlangsung. Tapi karena ternyata aku tidak membutuhkan kertas tersebut, ya sudah ku gunakan untuk mengeluarkan semua isi yang memenuhi kepalaku. Hehe

Eitts, guru Biologi ngeliat aku yang sedang asyiknya menulis quotes. Tempat dudukku berada di deret paling depan berhadapan dengan guru. Dan aku yang merasa sudah akrab dengan Ibu guru biologiku yang berwajah imut itu, hanya menunjukkan respon santai tanpa ada rasa takut dan terkejut sedikitpun. Ketika beliau memberikan pertanyaan seputar materi yang telah disampaikan saat itu, dan Alhamdulillah-nya aku bisa menjawab dengan lancar. Meskipun aku kurang memperhatikan materi yang disampaikan, aku masih tetap berusaha untuk bisa memecahkan soal yang diberikan oleh beliau.

Setelah itu, melanjutkan lagi kegiatan coret-coretku, dan menghasilkan ini :


Aku benar-benar susah memendam perasaan cinta.
Dan kamu, bagaimana?

Saturday, December 24, 2011

Malam Harus Tahu

Semilir ingatan itu melewati alam khayal
Kembali tentangmu. Iya, tentang yang aku bayangkan
Sejak dulu, sejak mata hatiku membuka kelopaknya

Mungkin lama aku mengusirmu dari hati
Tapi tahukah, rasa seperti semakin menggelegar kasar


Aku bertanya kepada Tuhan tentangmu hampir setiap hari
Mengapa lalang kesedihan itu harus hadir?
Mata ini sama seperti nadi yang sobek, perih
Tak hanya raga ini yang sayu, pikiranku pecah
Beranda hati tak lagi hangat oleh rasa merah muda itu


Di sudut ruang, dengan keindahan Tuhan yang bersua
Detak jam dinding memeluk keheningan
Ruang ini putih, tak berdebu
Kursi ini juga hanya kupersembahkan untukmu
Mengertilah malam..


Tanya hatiku apabila keraguanmu lebih hebat dari segalanya
Ini, tanganku terlalu berat untuk memegang cinta tak seimbang
Celah pengertianmu terlalu mikro untuk mengarah padaku
Dengar kepakan batinku
Yang macet di sela-sela tenggorokan


Kamu..
Dentuman yang setiap kali memaksa kepedihan
Perhatikan awal rasa aku mencintaimu, hingga kini
Apa berbeda?
Iya  beda, mungkin lebih dahsyat

Monday, December 19, 2011

Benciku


Demi Tuhan, aku tidak sengaja mencintaimu. Sesungguhnya mustahil aku telah menyuruhmu menghilang dariku, karena kamu selalu ada di sini. Iya, di hati. Kamu..

image : leilockheart 

Monday, November 28, 2011

Tamparanmu Kurang Keras!



Tamparan keras!
Tahukah kamu tentang perasaanku, ketika kamu mengatakan aku seperti itu?
Tak hanya sakit ataupun perih, bahkan perasaan ini lumpuh akan kata kasarmu
Serendah itukah aku di matamu?
Baiklah.. mungkin saat itu kamu tengah membandingkanku dengan seseorang yang kamu cintai, dan menurutmu itu jauh lebih baik dari aku

Tapi apa harus dengan cara seperti ini?
Pedih..
Seketika mataku terasa perih menahan air mata
Aku menangis dengan keadaan masih memegang handphone di tangan kananku
Sulit rasanya jika harus mengulang untuk membaca pesanmu
Singkat tetapi mematikan!
Ya, mematikan perasaanku..

Sunday, October 23, 2011

Aku Menangis Buat Dia?





Aku menangis untuknya?


Aku subyeknya, sebagai pelaku yang mencintai diam-diam itu


Tanpa alasan, tanpa keputusan


Mencintai seseorang diam-diam itu tidak mudah
 

fastadendron | Creative Commons Attribution- Noncommercial License | Dandy Dandilion Designed by Simply Fabulous Blogger Templates